Wednesday, November 25, 2015

Personal Opinion #4: Hari Guru Nasional: Tulisan Respons Buat Merayakan Hari Guru Ini.

Gue mau coba komen ah. Tadi pagi ketika bangun dan sedang bermanja-manja ria dengan kasur kesayangan sambil mencoba stalking-stalking cantik linimasa, TL ternyata penuh dengan orang yang mencerca, mengucapkan selamat, memertanyakan, bahkan ada beberapa meminta menghapuskan perayaan hari guru nasional yang sepertinya jatuh pada hari ini (Bener kan hari ini? Sorry gue ga pernah inget begituan soalnya). Nah tulisan gue yang akan gue bikin pendek ini, cuma menjadi respons dari penuhnya TL dengan ucapan-ucapan itu. Tapi gue akan fokus pada sebagian saja. Jadi kalo emang misalnya kalian suka, atau ga suka sama pendapat gue, silakan dicomment ya. Tapi comment dengan kata-kata yang berbobot dan sopan ah. Biar dipublish dan dikit tenar gitu. CMIIW, ayo meluncur.

Wednesday, November 4, 2015

Impression #1: Seberapa Besar Sebuah Cerita Berpengaruh?

Ini bukan review novel. Meskipun mungkin gue akan tempatin ini di post review. Masih belom layak lah gue untuk nulis review sebuah karsas (read: karya sastra) emangnya gue siapa? Well, yang akan gue tulis disini adalah apa yang terlintas di benak gue ketika gue membaca novel Ika Natassa yang menjadi list pertama dalam novel yang wajib dibaca-nya salah satu idola gue (Tau lah siapa.. Eh, gatau?  sabar ya ) Judulnya Critical Eleven dan gue harap, lo menyukai cerita yang gue tumpahkan disini. Sama seperti gue menyukai novel ini, dan idola gue. Ups..

Sunday, November 1, 2015

Pena Usang #2: Nada Yang Tak Layak Disampaikan

Gue hari ini entah sedang apa, kehilangan kemampuan untuk menyusun rangkaian kata menjadi cerita. Yang tersisa hanya kumpulan kata acak yang masih bisa disusun menjadi puisi-puisi ringan. Semoga saja masih dapat dinikmati, meskipun reader gue biasanya paling sedikit di puisi.

Friday, October 23, 2015

Flash #1: Sebuah Cerita di Tengah Kebosanan

Ini cerita pendek yang tercetus tiba-tiba saat gue bosan. Bukan ff, gue gasuka nulis ff karena gue gajago bikin cerita yang karakternya tuh terikat banget. Kalo nulis ff kan gue merhatiin ekspektasi pembaca, yang pasti gamau karakternya gue jauhin dari karakter asli. Bukan ini semacam curcol yang gue bikin jadi kayak cerpen aja. Makanya paling pendek. Kalo misalnya ga nemu maksud cerpen ini jangan maksain nyari ya. Kasian kalo otak-otak lo pada ngebul, kalo awalnya juga aneh juga jangan diterusin. Gue gamau menyiksa kalian dengan cerita yang gue bikin dan ga mutu ini. Kalo ada ide yang bagusan pasti akan gue post kok. Jadi tolong, tetep pantengin ya... Oya, kejadiannya ga betulan, tapi namanya gue comot dari nama asli. Sorry papah ketang... hahahahaha.......

Tuesday, October 20, 2015

Cerita Pendek #2: "Salahkah?": Renungan singkat mengenai LGBT

Seperti biasa, disclaimer bakal gue taro paling depan disini. Ceritanya gue baru aja baca banyak banget fanfiction (ya, gimana juga mereka bentuk sastra kontemporer) yang rame banget ngambil tema LGBT. Bukannya dukung atau apa, mungkin gue nulis cerita ini pun juga sebagai tulisan bias dari sisi orang yang menjalani LGBT itu sendiri. Hampura kalo ceritanya kalian anggap kependekan. Udah malem soalnya, jadi otak juga rada-rada ngadat. Kalo ga nemu apa intinya jangan terlalu dicari, mungkin cerita singkat ini hanya untuk dinikmati.

Untuk kategori umur: Ini agak rated ya, jadi tolong kalo ada anak kecil buka-nya bareng orang tua. Atau ada remaja tanggung yang mau buka tolong ajak orang dewasa. Bukan karena ada adegan vulgar, supaya kalian ga salah kaprah aja. Selamat membaca dan semoga menikmati seperti ketika gue menemukan keinginan untuk menulisnya.

Sunday, October 18, 2015

Keping Memori #1: Cerita Aja Deh

Awalnya gue mau bikin fanfict disini, tapi kok rasa-rasanya jadi receh banget kalo misalnya gue nulis sesuatu hanya buat kejar kesenangan sesaat dan waro-an yang ujung-ujungnya malah bikin ketawa-ketiwi malu sambil pengen delete-in post tapi udah terlanjur. Tadinya juga mau ngasih pengumuman kalo novel gue yang dulu-dulu gue ceritain udah kelar. Tapi dengan alasan yang sama, akhirnya gue gajadi nulis itu juga. Jadilah gue akan bercerita-cerita ga jelas dengan kalian semua.

Sunday, October 11, 2015

Pena Usang #1: Lalu Apa? (Sebuah Percobaan Puisi)

Ketika menatap langit, aku tertegun
Teringat tentang asap yang dulu menyelimutinya
Mengharapkan pertolongan, menggapai udara
Tercekik, melotot sendu, sebelum tertekuk lemas

Orang dikejauhan berteriak demi kami
Tapi sungguhkah kau memperjuangkan kami?
Atau hanya melihat kesempatan
Menunjuk badan yang kalian anggap gemuk
Menuduhnya tidak mampu mengurus kami
Sementara kau dibelakang terus membakar udara

Lalu kami yang disini harus apa?
Bersikap diam, memasrahkan diri
Membiarkan kami tercekik oleh udara kami sendiri
Atau ikut-ikut menunjuk

Tuan-tuan besar yang sedang menggendutkan perutnya
Maukah kau sejenak melihat kebawah
Ke jasad teman kami, yang tergeletak kehabisan nafas
Juga kehabisan waktu

Friday, September 11, 2015

Personal Opinion #3: Tentang Novel

Seperti biasa, gue akan tempatkan disclaimer gue disini. Tulisan ini bukan tutorial cara nulis novel. Tapi lebih ke arah apa yang gue dapatkan selama gue nulis novel dan kenapa sih banyak orang terobsesi sampe pengen banget nulis novel. Gue akan berusaha untuk membuat tulisannnya ringkas dan dapat dinikmati oleh kalian semua. Terakhir, seperti biasa. Selamat Menikmati

Saturday, September 5, 2015

Personal Opinion #2: Bantu-Bantu Buat Lo yang Pengen Bisa Ngarang

Disclaimer: Gue tidak berusaha menggurui, setidaknya dalam niatan gue tidak ada menggurui. Gue cuma pengen berbagi tips, apa sih yang seharusnya kita bisa lakukan kalau mau mulai menulis. Well, karena gue juga penulis pemula gue akan usahakan ini terlihat singkat dan bisa dimengerti. Anyway, seperti yang para user kaskus selalu sampaikan. Budayakan comment dan meninggalkan jejak, tapi yang bermutu. 

Wednesday, August 5, 2015

Personal Opinion #1: Pandangan Gue Sebagai Pribadi Terhadap Ocehan Mengenai MOS/OSPEK

Dear Teman-Teman yang sedang melaksanakan MOS/OSPEK dan semacamnya,

Gue disini ga akan menulis sebagai kakak kelas ataupun junior yang menolak ataupun mendukung MOS.

Gue akan hadir disini sebagai teman kalian, yang pernah ngerasain di MOS dan akan ngerasain di OSPEK.

Akhir-akhir ini, bahkan sampai gue merevisi tulisan ini (Tulisannya masih dalam draft, jadi kalian juga ga tau udah berapa lama gue revisi tulisan ini biar pas), banyak banget berseliweran kabar tentang OSPEK keras dan anti MOS ataupun OSPEK. Gue ga akan bahas mereka, karena gue tau mereka punya dasar argumen yang lumayan bagus untuk mertahanin keinginannya.

Yang ingin gue bahas adalah, gimana sih perasaan adik kelas yang akan di-MOS dan sebetulnya apa sih yang ada di otak kakak kelas yang nge-MOS ataupun ng-OSPEK.

Sunday, July 26, 2015

Review #1: Susu Lovers Jogja

Disclaimer: Ini bukan suatu bentuk promosi ataupun usaha apapun yang dapat disebut sebagai promosi. Tulisan yang dibuat ini murni usaha saya untuk mengapresiasi dan memberikan review tempat makan. Semua photo post, data, dan berbagai hal lainnya yang berhubungan dengan tempat makannya bisa dilihat di fanbase facebook mereka di: Susu Lovers Cafe & Resto atau di account twitter mereka di @susuloversjogja. Terimakasih.

Sunday, July 19, 2015

Cerita Pendek#1: Sebuah Renungan

"Kamu sudah melanggar syariat Islam. Seharusnyalah kamu dihukum dengan berat. Cambukan dua ratus kali saya rasa cukup untuk menyadarkan kamu."Ucapan orang yang berada dibalik bayang-bayang itu sangat mengejutkanku.